
Robot DU-114 karya Rudi Hartono meraih waktu tercepat dalam mencari sumber api dan memadamkannya dengan semprotan air secara otomatis (api diperagakan dengan menggunakan lilin). Sedangkan Robot NEXT-116 karya mahasiswa UNIKOM lainnya, Stevanus Akbar, merupakan satu-satunya robot yang menggunakan 8 kaki sebagai alat gerak (walking robot) yang ikut bertanding dalam kategori Open Fire Fighting Autonomous Robot tersebut. NEXT-116 disebut juri sebagai karya robot yang spektakuler untuk kategori tersebut karena robot-robot lainnya menggunakan roda/rantai sebagai alat gerak.
Mari kita mulai....
Bismillah dulu....
Tahap-Tahap pembuatan Robot
Secara garis besar, tahapan pembuatan robot dapat dilihat pada gambar ini
Ada tiga tahapan pembuatan robot, yaitu:
1. Perencanaan, meliputi: pemilihan hardware dan design.
2. Pembuatan, meliputi pembuatan mekanik, elektonik, dan program.
3. Uji coba.
1. Tahap perencanan
Dalam tahap ini, kita merencanakan apa yang akan kita buat, sederhananya, kita mau membuat robot yang seperti apa? berguna untuk apa? Hal yang perlu ditentukan dalam tahap ini:
1. Dimensi, yaitu panjang, lebar, tinggi, dan perkiraan berat dari robot. Robot KRI berukuran tinggi sektar 1m, sedangkan tinggi robot KRCI sekitar 25 cm
2. Struktur material, apakah dari alumunium, besi, kayu, plastik, dan sebagainya.Struktur material, apakah dari alumunium, besi, kayu, plastik, dan sebagainya.
3. Cara kerja robot, berisi bagian-bagian robot dan fungsi dari bagian-bagian itu. Misalnya lengan, konveyor, lift, power supply.
4. Sensor-sensor apa yang akan dipakai robot.
5. Mekanisme, bagaimana sistem mekanik agar robot dapat menyelesaikan tugas.
6. Metode pengontrolan, yaitu bagaimana robot dapat dikontrol dan digerakkan, mikroprosesor yanga digunakan, dan blok diagram sistem.
7. Strategi untuk memenangkan pertandingan, jika memang robot itu akan diikutkan lomba/kontes robot Indonesia/Internasional.
2. Tahap pembuatan
Ada tiga perkerjaan yang harus dilakukan dalam tahap ini, yaitu pembuatan mekanik, elektronik, dan programming. Masing-masing membutuhkan orang dengan spesialisasi yang berbeda-beda, yaitu:
1. Spesialis Mekanik, bidang ilmu yang cocok adalah teknik mesin dan teknik industri.
2. Spesialis Elektronika, bidang ilmu yang cocok adalah teknik elektro.
3. Spesialis Programming, bidang ilmu yang cocok adalah teknik informatika.
Jadi dalam sebuah tim robot, harus ada personil-personil yang memiliki kemampuan tertentu yang saling mengisi. Hal ini diperlukan dalam membentuk Tim Kontes Robot Indonesia (KRI) atau Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI). Bidang ilmu yang saya sebutkan tadi, tidak harus diisi mahasiswa/alumni jurusan atau program studi tersebut, misalnya boleh saja mahasiswa jurusan teknik mesin belajar pemrograman.
Pembuatan mekanik
Bagian sistem elektronika dirancang sesuai dengan fungsi yang diinginkan. Misalnya untuk menggerakkan motor DC diperlukan h-brigde, sedangkan untuk menggerakkan relay diperlukan saklar transistor. Sensor-sensor yang akan digunakan dipelajari dan dipahami cara kerjanya, misalnya:
1. Sensor jarak, bisa menggunakan SRF04, GP2D12, atau merakit sendiri modul sensor ultrasonik atau inframerah.
2. Sensor arah, bisa menggunakan sensor kompas CMPS03 atau Dinsmore.
3. Sensor suhu, bisa menggunakan LM35 atau sensor yang lain.
4. Sensor nyala api/panas, bisa menggunakan UVTron atau Thermopile.
5. Sensor line follower / line detector, bisa menggunakan led & photo transistor.
Klik untuk lihat gambar sensor ultrasonik, inframerah, UVTron, dan kompas
Pembuatan sistem elektronika ini meliputi tiga tahap:
1. Design PCB, misalnya dengan program Altium DXP. Download Altium DXP
2. Pencetakan PCB, bisa dengan Proboard.
3. Perakitan dan pengujian rangkaian elektronika.
Gambar Design PCB dengan program Altium DXP
Pembuatan Software/Program
Pembuatan software dilakukan setelah alat siap untuk diuji. Software ini ditanamkan (didownload) pada mikrokontroler sehingga robot dapat berfungsi sesuai dengan yang diharapkan. Gambar
Tahap pembuatan program ini meliputi:
1. Perancangan Algoritma atau alur program
Untuk fungsi yang sederhana, algoritma dapat dibuat langsung pada saat menulis program. Untuk fungsi yang kompleks, algoritma dibuat dengan menggunakan flow chart.
2. Penulisan Program
Penulisan program dalam Bahasa C, Assembly, Basic, atau Bahasa yang paling dikuasai.
3. Compile dan download, yaitu mentransfer program yang kita tulis kepada robot.
3. Uji coba
Setelah kita mendownload program ke mikrokontroler (otak robot) berarti kita siap melakukan tahapan terakhir dalam membuat robot, yaitu uji coba.
Kalo dah selesai, jangan lupa bca Alhamdulillah...
Selamat mencoba...goooood luck.
Tag :
robo, robot, robotic, download software, download aplikasiandroid, download program, apple, blog google android, gadget, google, hp, htc, intel, komputer, Laptop, mengulas google android, motorola, nvidia, operating system, os, pc, ponsel, qualcomm, Teknologi, tmobile, video google android.
0 comments:
Posting Komentar